Memanfaatkan Waktu Sebelum Waktu Tak Lagi Punya Waktu

Waktu itu seperti air mengalir. Begitu lewat, ya sudah. Nggak bisa diputar ulang, nggak bisa ditahan, apalagi dibeli. Setiap detik yang Allah kasih ke kita itu sebenarnya amanah, tapi sering banget kita lalai. Sibuk sama HP, sibuk sama kerjaan, sibuk sama urusan duniawi yang kadang nggak jelas ujungnya. Padahal, satu hal yang pasti: setiap waktu yang kita habiskan akan dimintai pertanggungjawaban. Pertanyaannya, udah siap belum?

Coba lihat kebanyakan orang sekarang. Waktu luang malah dihabiskan buat scroll media sosial tanpa arah, atau ngobrol ngalor-ngidul yang nggak ada manfaatnya. Padahal, kesempatan yang Allah kasi hari ini belum tentu ada besok. Rasulullah ﷺ pernah bilang, ada dua nikmat yang sering bikin manusia tertipu: sehat dan waktu luang. Dua-duanya sering kita anggap enteng, padahal kalau hilang, nggak ada yang bisa ganti. Maka, waktu luang itu seharusnya diisi dengan hal-hal yang bikin hati teduh: baca Qur’an, ngaji, silaturahmi, atau setidaknya berhenti sejenak buat merenung.

Allah juga ngasih waktu-waktu istimewa sebagai bentuk sayang-Nya ke kita. Dzulhijjah, Arafah, Asyura—hari-hari itu punya keistimewaan tersendiri. Tapi yang jadi catatan penting, jangan sampai semangat ibadah cuma nongol di momen-momen tertentu aja. Banyak orang rajin ibadah pas Ramadan atau Dzulhijjah, tapi pas udah lewat, balik lagi ke kebiasaan lama. Padahal Nabi ﷺ ngajarin, amalan yang paling dicintai Allah itu bukan yang banyak, tapi yang rutin—walaupun cuma sedikit. Istikamah itu memang berat, tapi itu tanda keikhlasan.

Jadi, mulai dari sekarang aja. Nggak usah nunggu waktu yang sempurna buat berubah, karena nggak ada waktu yang sempurna selain hari ini. Bacalah satu ayat, sedekah seribu, atau cukup berhenti sejenak dari kesibukan untuk mengingat siapa kita dan untuk apa kita diciptakan. Karena pada akhirnya, hidup bukan soal berapa lama kita bernapas, tapi seberapa banyak napas itu kita isi dengan hal yang berarti di mata Allah. Waktu nggak pernah menunggu. Dan ajal? Dia juga nggak pernah janji bakal datang di waktu yang kita mau.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *