Malam Puncak Haul Akbar KH. Ahmad Syadzili Muhdlor ke 35.

Asy News- Malang (Ahad) 16/11/25. Seluruh pondok pesantren Asy syadzili 1 hingga 6 menggelar rangkaian kegiatan haul inti mulai pagi hingga malam dengan penuh khidmat. Seluruh kalangan mulai dari santri, alumni, asatidz hingga masyarakat turut hadir untuk memeriahkan dan meneladani kisah perjuangan seorang hamilul Quran sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antar jema’ah.

Acara dimulai sejak jam 06:00 dengan pembukaan majelis khataman se malang raya, yang dibuka langsung oleh Abuya kh Abdul Mun’im Syadzili. Karena saking luasnya khataman majelis se malang raya ini, sehingga melibatkan beberapa pondok cabang mulai dari asy- syadzili 2, 3 hingga Asy syadzili 4. Lantunan ayat suci Al Quran pun menggema di seluruh sudut kota malang dan sekitarnya.

Pada siang harinya, kegiatan khataman ini Kembali ditutup oleh Abuya KH Abdul Mun’im di maqbarah Mbah Nyai Haji Siti Rahmah.

Memasuki malam hari, Kawasan pondok Kembali dipadati oleh para jama’ah. Rangkaian acara diawali dengan prosesi wisuda tahfidz dan tasmi’ 30 juz oleh para santri yang telah menuntaskan setoran hafalannya, dan juga dapat membacanya secara bil’ghoib (tanpa melihat) bagi santri yang wisuda tasmi’. Doa, haru dan tangisan dari para wali santri menghiasi sakralnya prosesi wisuda tersebut.

setelah rangkaian prosesi wisuda selesai, lantunan adzan isya’ dikumandangkan. Menjadi alarm bagi setiap muslim untuk melaksanakan sholat berjama’ah. Tak lama kemudian, para Jema’ah pun bergeser ke masjid guna melaksanakan sholat isya’ berjama’ah.

Setelah sholat isya’, para jema’ah Kembali mengisi tempat di depan panggung utama. Tidak sabar untuk menyaksikan langsung prosesi acara ceremonial haul KH Ahmad Syadzili muhdlor yang ke 35.

Tidak lama kemudian, MC dari acara inti  masuk. Memberikan penghormatan kepada tamu-tamu penting yang  hadir, terkhusus para masyayikh ploso dan para masyayikh kh Ahmad syadzili.

Seusai pembukaan, acara berlanjut dengan pembacaan ayat suci Al Quran yang dibacakan oleh Ust Ahmad Fauzan Muhson yang merupakan alumni dari pondok pesantren  Asy syadzili 1.

Kemudian acara dilanjut dengan sambutan oleh keluarga besar bani syadzili yang disampaikan oleh Agus KH abdul Mujib Syadzili. yang dalam sambutannya beliau menyampaikan akan betapa pentingnya Pendidikan di era modern.

Bahwasannya Pendidikan formal berbasis pesantren memiliki daya saing yang tak kalah kuat dari sekolah-sekolah negeri pada umumnya. “Bahkan tidak hanya nasional saja, bahkan santri mampu bersaing di tingkat internasional“  tutur beliau, di dalam sambutannya.

Setelah sambutan dari keluarga ndalem. Acara berlanjut dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh KH Musthofa Hadi. diikuti oleh seluruh jamaah yang memenuhi area pesantren. Suasana khidmat semakin terasa ketika tahlil berlangsung, menandai penghormatan mendalam kepada orang yang didoakan.

Selanjutnya, acara beralih ke pembacaan syi’ir untuk almarhum mbah yai. Sepatah dua patah syi’ir dinyanyikan. Membuat seluruh jema’ah yang hadir terdiam untuk mendengarkan. Arti yang sangat mendalam dari syi’ir tersebut benar-benar berhasil membuat hati para santrinya rindu akan beliau. Bahkan tidak jarang ada santri yang menangis apabila benar-benar menghayati satu persatu kata yang dibacakan.

Kemudian, telah sampailah di penghujung acara. Yakni mauidloh hasanah oleh Agus KH Abdurrahman Al Kausar, yang dalam dawuhnya beliau menjelaskan bahwasannya Guru dan orang tua merupakan perantara kita untuk mengenal tuhan. beliau mengambil dalil:

لَوْلَا الْمُرَبِّي مَا عَرَفّْتُ رَبِّي

“Andai bukan sebab guruku, aku tak akan mengenal Tuhanku”.

“Acara-acara seperti haul ini merupakan kebutuhan, terutama bagi kita sebagai santri dan para putra. Sebab penting sekali untuk terus membentuk suatu halaqoh batiniah dengan para guru.” Ucap Gus Kausar. Di dalam mauidloh hasanahnya.

Kemudian rangkaian acarapun ditutup oleh doa yang dipimpin oleh KH Nurul Huda Jazuli.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *