Category: Berita

  • Asy syadzili berkreasi, pecahkan rekor MURI.

    Asy syadzili berkreasi, pecahkan rekor MURI.

    Asy syadzili News — Dalam rangka meyemarakkan Puncak Resepsi Harlah Asy-Syadzili ke 60, segenap panitia Harlah mengadakan Festival Literasi Asy-Syadzili 2025.

    dimana festival ini mengadakan dua agenda yang diantaranya adalah lomba cipta cerpen yang dapat diikuti seluruh civitas pondok dan penulisan 2025 Puisi secara serentak Oleh Santri Menuju Rekor MURI (Museum Rekor – Dunia Indonesia).

    Dimana acara ini akan diikuti secara serantak diseluruh pondok pesantren Asy-Syadzili 1-6 dengan target melibatkan 2025 santri untuk menulis 2025 puisi untuk menyabet rekor MURI.

    Nantinya tim dari MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia ) juga akan turut hadir pada hari diselenggarakannya kegiatan berlangsung, dan ikut mengawasi dan memverifikasi  proses pembuatan puisi.

    Kegiatan menulis puisi ini akan diselenggarakan pada hari kamis 26 Juni 2025 dan akan berlangsung di Aula gedung baru lt 1. Dengan ditemani oleh para pendamping profesional, nantinya para santri  akan diberi arahan dan juga materi dari para pendamping.

    Output dari pelatihan ini ialah para santri sekolah dan santri dari kalangan pengurus dapat lebih produktif lagi dan tentunya dapat menyumbangkan 1 karya puisi yang dimana karangan itu akan disetorkan kepada pihak MURI.

    Aksi ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian santri terhadap Budaya literasi dan juga sebagai wadah bagi para santri untuk mengekspresikan kreatifitasnya, agar dapat tertuang menjadi suatu karya sastra yang indah.

    ilham islamuddin-selaku ketua pelaksana harlah menuturkan, adanya festival literasi tersebut bertujuan untuk menanamkan rasa minat dan cinta santri terhadap kegiatan literasi, yang mencakup aktivitas membaca, menulis ataupun berbicara.

    “Saya harap, festival literasi ini dapat menjadi awal tumbuhnya minat santri untuk membaca dan menulis. Menurut saya, literasi adalah kunci penting dalam mencerminkan kualitas sumber daya manusia suatu golongan. Oleh karena itu santri harus cinta akan literasi agar mampu bersaing dengan perkembangan zaman.” Ujarnya.

    Semoga dengan adanya festival literasi ini tidak hanya dapat memotivasi para santri saja melainkan dapat menjadi sebuah percikan awal untuk mendorong minat para anak muda bangsa untuk cinta akan literasi dan dapat lebih produktif lagi.

  • Amanat inspektur upacara

    Amanat inspektur upacara

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Atas nikmat dan karunia Allah, kita semua dapat hadir pada acara upacara peringatan HUT RI ke-80 yang doadakan di YPS. Asy-Syadzili dalam keadaan sehat wal afiyat.

    Tak lupa sholawat serta salam semoga dapat tercurahkan kepada nabi Muhammad SAW. Kita semua bangga dapat terlibat secara langsung dalam peringatan HUT RI Ke-80 sesuai peran kita masing-masing yang hakikatnya adalah sama, dalam rangka mensyukuri nikmat Allah atas berkah kemerdekaan.

    Sebuah perjalanan yang panjang menuju kemerdekaan, saya tidak bisa membayangkan berapa generasi kita dijajah, yang pasti tidak singkat, kita dijajah dalam waktu yang sangat panjang, ada enam negara penjajah. Ditengah penjajahan ini, muncul sosok-sosok pejuang yang menginginkan Indonesia merdeka, dari putra-putra terbaik bangsa untuk memerdekakan NKRI, dari tahun ke tahun ternyata perjuangan itu membuahkan hasil pada 17 Agustus 1945, sekaligus kemerdekaan Indonesia dapat diproklamirkan oleh bapak proklamator kita.

    Kemerdekaan ini bukan hadiah ataupun pemberian, melainkan perjuangan dari putra-putri terbaik bangsa hingga kita merasakan kenikmatan kemerdekaan ini. Seperti tiga perang yakni, perang perebutan kemerdekaan oleh pahlawan-pahlawan yang sangat banyak sekali, darahnya terkucur untuk bumi pertiwi. Kemudian, setelah dinyatalan kemerdekaan, ternyata perjuangan belum selesai, negara yang dulunya menjajah Indonesia tidak terima, seperti Belanda dan ditunggangi Inggris yang ditugaskan oleh PBB untuk melucuti Jepang, pahlawan kita terus berjuang, untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pertempuran kembali berkobar oleh arek-arek Suroboyo, terutama para santri, mereka berjuang agar Indonesia tetap mempertahankan kemerdekaannya.

    Perjuangan-perjuangan itulah yang harus kita warisi, bahkan sampai nyawapun mereka pertaruhkan untuk perjuangan bangsa ini. Ini harus menjadi momen kita bersama untuk secara tulus melanjutkan perjuangan-perjuangan mereka dalam merawat kemerdekaan ini. Yang ketika, dalam menjaga kemerdekaan ini, kita harus bertekat dalam mengisi kemerdekaan dengan berjuang mencerdaskan pendidikan bangsa, hingga mengantarkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang bermartabat dan maju untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan, terutama para santri yang terpanggil untuk melaksanakan resolusi jihad.

    Tentu tekad ini harus tetap kuat sesuai peran kita masing-masing sesuai peran kita masing-masing. Bapak ibu guru harus berkomitmen untuk menciptalan suasana pendidikan yang baik dan berkualiyas, dan para murid harus belajar dengan rajin dan bersungguh-sungguh, untuk menjadikan Indonesia cerdas dan bermartabat.

    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

  • pers release upacara peringatan hut ri ke-80 di Asy-Syadzili

    pers release upacara peringatan hut ri ke-80 di Asy-Syadzili

    MALANG, 17 Agustus 2025 – Yayasan Pendidikan dan Sosial (YPS.) Asy-Syadzili hari ini menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara yang berlangsung di lapangan YPS. Asy-Syadzili ini dihadiri oleh seluruh siswa, guru, staf, serta sejumlah tamu undangan, menciptakan suasana khidmat dan penuh semangat nasionalisme.

    Upacara dimulai tepat pukul 07.26 WIB, diawali dengan upacara pengibaran bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang merupakan perwakilan siswa-siswa terbaik Asy-Syadzili. Dengan langkah tegap dan serentak, mereka berhasil menunaikan tugas dengan sempurna, diiringi lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan dengan lantang oleh seluruh peserta upacara.

    Dalam amanatnya, Kepala YPS. Asy-Syadzili, Drs. H. Abdul Mujib Syadzili M.Si. Selaku Kepala YPS. Asy-Syadzili, menyampaikan pentingnya meneladani semangat juang para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan. “Kemerdekaan ini bukan hadiah ataupun pemberian, melainkan perjuangan dari para pahlawan yang menjadi putra-putri terbaik bangsa hingga kita merasakan kenikmatan kemerdekaan ini.” “Tentu tekad ini harus tetap kuat sesuai peran kita masing-masing. Bapak ibu guru harus berkomitmen untuk menciptalan suasana pendidikan yang baik dan berkualiyas, dan para murid harus belajar dengan rajin dan bersungguh-sungguh, untuk menjadikan Indonesia cerdas dan bermartabat.” Tambahnya

    Setelah upacara bendera, acara dilanjutkan dengan berbagai pertunjukan dari tim paduan suara, paskibra, dan marching band yang semakin memeriahkan suasana, penampilan ini membuktikan kualitas pendidikan di YPS. Asy-Syadzili dalam pendidikan non akademiknya.

    Ketua YPS. Asy-Syadzili berharap, melalui peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI ini, seluruh komponen pendidikan dapat terus memupuk semangat patriotisme dan nasionalisme, serta berkomitmen untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju, bermartabat, cerdas, dan sejahtera.