Idul Adha dan Malam Kebersamaan Santri PPSQ Asy-Syadzili

Perayaan Idul Adha 1447H atau 2026, pondok pesantren salaf Al Quran asy-syadzili merayakan Idul Adha dengan penuh khidmat. Kegiatan pemotongan hewan qurban di pondok Asy Syadzili tahun ini juga berjalan lancar. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di lingkungan PPSQ Asy-Syadzili setelah rangkaian penyembelihan hewan qurban selesai dilaksanakan.

Tidak hanya menjadi momentum ibadah dan berbagi kepada masyarakat, Hari Raya Idul Adha juga menjadi ajang mempererat ukhuwah antarsantri melalui kegiatan nyate, serta kegiatan penyembelihan hewan qurban.

Aktivitas pemotongan hingga pengemasan daging qurban pun berlangsung dengan lancar dan tertib. Para santri yang telah ditunjuk sebagai panitia qurban tampak antusias menjalankan tugas masing-masing. Mereka bekerja sama dalam proses pemotongan, penimbangan, hingga pembungkusan daging yang nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat.

Kegiatan Idul Adha tahun ini juga menghadirkan suasana yang begitu meriah dan penuh kebersamaan. Tidak hanya diikuti oleh para santri, tetapi juga melibatkan para shohibul qurban, asatidz, serta warga sekitar yang turut hadir menyaksikan jalannya proses penyembelihan hingga pembagian daging qurban. Kehadiran berbagai kalangan tersebut semakin menambah hangat suasana kekeluargaan di lingkungan pondok.

Daging qurban yang telah dikemas kemudian dibagikan kepada para shohibul qurban, masyarakat sekitar pondok, serta warga di lingkungan sekitar. Ratusan bungkus daging berhasil didistribusikan kepada penerima manfaat, belum termasuk bagian lain seperti kepala, kaki, dan buntut yang juga dibagikan secara terpisah.

Kegiatan perayaan hari raya idul adha pada hari ini, tidak hanya berefek pada masyarakat sekitar pesantren. Namun, para santri juga merasakan daging kambing yang telah diolah oleh orang-orang bagian dapur pesantren dengan acara makan bersama ala santri. yakni setiap kalangan yang hadir dipersilahkan untuk membuat kelompok duduk berisi 5 orang per kelompok. Kemudian masing-masing kelompok akan diberikan 1 porsi besar talam yang berisi lauk daging yang sangat lezat.

Setelah proses penyembelihan dan pendistribusian serta perayaan daging qurban selesai, para santri mulai berkumpul bersama teman-teman sekamar untuk menyiapkan kegiatan bakar bakar sederhana. Dengan penuh semangat, mereka saling berbagi tugas, mulai dari memotong daging, menusuk sate, menyiapkan bumbu, hingga menyalakan bara api. Suasana keakraban tampak begitu hidup di setiap sudut pondok. Canda tawa para santri menghiasi malam, menciptakan momen sederhana namun penuh makna.

Berbeda dari tahun sebelumnya, tradisi nyate tahun ini berbeda dengan tahun kemarin, jika tahun lalu perayaan Idul Adha dikemas dengan adanya perlombaan memasak sate antar kamar yang kriteria penilainnya meliputi rasa, kreativitas, kebersihan dan kekompokan. Namun, pada tahun ini dikemas sederhana dengan rasa harmonis serta kekeluargaan.

Kegiatan ini berlangsung di dua halaman utama pondok yakni, lapangan atas & lapangan bawah. Menu ragam sepeti gulai, sate, rawon dan soto turut serta menghiasi acara meriahnya di malam hari ini. Setelah proses sate menyate para santri berkumpul untuk memakan masakan dari hasil kerja mereka. Di sini, mereka bukan hanya di tuntut untuk membuat masakan yang enak, mereka juga di ajarkan tentang rasa kuatnya ukhuwah Islamiyah antar sesama anggota kamar, serta menambah ilmu pengetahuan mereka tentang dunia persate menyatean.

Kesederhanaan pada tahun ini justru menciptakan nuansa kehangatan serta kebersamaan, karena pada tahun ini mereka tidak dituntut untuk berlomba-lomba melainkan mereka diberi suatu momen untuk mempererat persaudaraan mereka. Momen sate menyate juga, tidak melulu tentang membakar/menggoreng masakan olahan dari daging yang telah diberikan panitia. Di sela-sela mereka mengolah mereka juga menyempatkan diri untuk bercanda gurau bersama temannya yakni dengan bermain conteng-contengan dengan arang, yang membuat wajah serta tubuh mereka seperti dekil, karena hitamnya wajah bekas contengan arang dari temannya.

Dengan adanya serangkaian acara perayaan Idul Adha ini. Pondok pesantren salaf Al Quran Asy Syadzili berharap, dapat turut serta memeriahkan dengan tidak hanya menunaikan ibadah qurban saja. Melainkan, juga mengadakan kegiatan edukatif sebagai wadah bagi para santri untuk menuangkan berbagai macam kreatifitasnya, dan juga sebagai media untuk mempererat hubungan ukhuwah Islamiyah.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *