Pondok Pesantren salaf Al Quran Asy Syadzili 1, Pakis, Malang. Hari peringatan haul simbah nyai hj Siti Rohmah Marzuki yang keenam dibuka dengan mengadakan khotmil Quran pada tanggal 9 mei 2026 kemudian dilanjut dengan penutupan khotmil Quran pada hari ini tanggal 10 mei 2026 di Masjid Ibrahim Pakis Malang yang dimana acara kali ini dibuka oleh pembawa acara yakni Ustadz Fikri yang merupakan alumni PPSQ Asy Syadzili, khotmil Quran ditutup langsung oleh beliau KH Abdul Mun’im Syadzili sekaligus diakhiri dengan doa yang juga dibacakan langsung oleh beliau dengan khusyu’ dan khidmat guna menambah berkah pada acara yang penuh barokah kali ini.
Acara dilanjutkan dengan penyampaian mauidhoh hasanah yang dibawakan oleh beliau KH Mas Ali Fikri selaku pengasuh PPSQ Asy Syadzili 6, beliau menyampaikan bahwa hari ini adalah hari yang begitu istimewa dikarenakan dimulai dari hal hal yang baik seperti pembacaan khotmil Quran dan juga pembacaan sholawat guna mengharap kehadiran kanjeng nabi Muhammad SAW. Beliau juga menyampaikan acara kali ini penuh akan keberkahan karena dihadiri oleh para alim ulama yang turut serta mengharap barokah simbah Nyai Hj Siti Rohmah Marzuki.
Beliau mengambil dawuh Imam Hasyim mengatakan “biaya masuk surga adalah majelis yang penuh kebaikan” selama kita membaca dzikir sholawat dan melakukan hal-hal baik itu berarti umpama kita membangun surga disana.
Tak lupa Beliau mengucapkan terima kasih kepada para hadirin, kemudian beliau menceritakan kisah tentang simbah Nyai Hj Siti Rahmah Marzuki yang dinikahi oleh mbah Yai Ahmad Syadzili Muhdhor pada umur yang masih belia yakni 12 tahun. Beliau juga menceritakan kisah hidup simbah nyai yang dahulu berjualan kain keliling untuk menyekolahkan putra putrinya, yang dimana hasil dari semangat juga jerih payah beliau kala itu, bisa kita lihat sekarang pada putra putrinya yang menjadi orang orang yang dipenuhi akan ilmu dan kebaikan, dari hasil perjuangan beliau juga menjadi akar dari tumbuhnya Asy Syadzili yang terus melahirkan generasi generasi teladan yang dihiasi akan ilmu ilmu Al Quran.
Acara berjalan dengan khusyu’ dan khidmat, seluruh jama’ah terlihat begitu antusias mengikuti satu demi satu rangkaian acara pada hari ini.
Acara ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh beliau KH Hj Hazimul Ahzab selaku pengasuh PPSQ Asy Syadzili 2.
Setelah selesai pembacaan doa para tamu dan para hadirin dipersilahkan untuk menikmati hidangan yang disediakan sebagai ramah tamah, suasana terlihat begitu hangat para hadirin terlihat bercengkrama satu sama lain.
Setelah selesai para tamu beramah tamah tim media santri pasir mengadakan sesi wawancara langsung bersama beliau Drs Agus Hj Abdul Mujib Syadzili atau yang kerap disapa dengan Gus Mujib selaku putra dari sang ummul ma’had mbah nyai hj Siti Rohmah Marzuki, pada wawancara tersebut beliau menceritakan kisah keteguhan mbah nyai dalam hal apapun, sebagai contoh beliau bercerita kala mbah nyai ditinggal wafat oleh Kh Ahmad Syadzili Muhdor beliau diberi wasiat “arek arek kudu tetep golek ilmu” anak anak harus tetap mencari ilmu, yang dimana pada saat itu putra putri beliau berjumlah 9 orang anak pada saat itu juga kondisi ekonomi keluarga Syadzili sangat terpuruk bahkan beliau tidak menerima warisan sepeser harta pun Mbah Yai Ahmad Syadzili Muhdhor, keadaan tersebut sangatlah berat tentunya bagi mbah nyai atau bahkan bagi siapapun namun mbah nyai tidak menolak amanah wasiat yang diberikan padanya beliau menjalaninya dengan penuh keteguhan sebagai bentuk mahabbah nya pada sang suami sekaligus gurunya, puluhan tahun kemudian hasil dari keteguhan tersebut berbuah manis putra putri beliau tumbuh dewasa menjadi orang orang yang berilmu dan bermanfaat bagi ummat.
Kisah keteguhan beliau yang lain juga diceritakan oleh Gus Mujib yang mana keteguhan beliau terlihat pada saat beliau meminta dibangunkan gedung 7 lantai yang mana pada saat itu keadaan ekonomi masih terpuruk sehingga putra putri beliau menawar untuk dibangun gedung lantai 3 saja namun beliau mbah nyai bersikukuh agar tetap dibangun 7 lantai, alhamdulillah sekarang permintaan beliau sudah terwujudkan denhgan adanya gedung Graha Manarul Quran yang sekarang dimanfaatkan untuk perguruan tinggi Institut agama Islam Asy Syadzili (IAI).
Gus mujib juga menyatakan bahwa sifat keteguhan mbah nyai adalah sifat yang sangat pantas untuk ditiru oleh siapapun terkhusus generasi muda sekarang beliau menyampaikan pesan
“keteguhan, jadi kalau kita teguh dalam menjalankan sesuatu itu adalah jalan untuk menuju kesuksesan”
Acara haul kali ini bukan sekedar acara rutinan belaka yang giat dilakukan setiap tahunnya, namun acara haul kali ini adalah sebagai bentuk wadah cinta dan terimakasih kita kepada beliau atas semua jasa dan perjuangan yang beliau berikan untuk kita semua, haul kali ini juga adalah tempat untuk mengingat bahwa akar dari tumbuh nya Asy Syadzili ini adalah buah dari segala doa dan usaha yang mbah nyai lakukan, beliau adalah wanita yang luar biasa hebatnya, wanita tangguh pejuang Al Quran Beliau Mbah Nyai Hj Siti Rohmah Marzuki.
Mbah nyai segala doa dan salam rindu kami haturkan untukmu.

Leave a Reply