Malam Pembuka Rangkaian Acara Haul-35 KH. Ahmad Syadzili Muhdlor: Khotmil Qur’an Bani Syadzili

Dalam memulai rangkaian acara Haul Akbar KH. Ahmad Syadzili Muhdlor ke 35, Pondok pesantren Asy-Syadzili menggelar penutupan khotmil Qur’an Bani Syadzili pada Rabu (12/11/2025) yang Dimana pembukaan khataman dilakukan sehari sebelumnya, yakni selasa (11/11/2025). Kegiatan khataman tersebut dilaksanakan di Ndalem Kesepuhan yang terletak di PPSQ Asy-Syadzili 2 tepatnya di area sekitar Masjid Jami’ Al-Ibrahim.

Khataman dibuka oleh Muhammad A’ yang merupakan santri Asy-Syadzili sekaligus Dzurriyah KH. Ahmad Syadzili Muhdlor. Acara penutupan Khotmil Qur’an Bani Syadzili dihadiri oleh bermacam kalangan, seperti: Habaib, dzurriyah KH Ahmad Syadzili Muhdlor sampai  masyarakat desa sumber pasir. Semuanya hadir guna menutup Khataman Al Qur’an sekaligus membuka Rangkaian acara Haul Akbar KH. Ahmad Syadzili Muhdlor ke-35.

Acara diawali dengan pembacaan sholawat oleh tim Al-banjari Asy-Syadzili dan dibuka dengan membaca surat Al-Fatihah. lantunan indah bacaan Al-Qur’an oleh Ust. Ikhwan Fahrur Rifki mengisi setelahnya, melengkapi kekhidmatan malam ini. Dilanjut acara selanjutnya yakni pembacaan Khotmil Qur’an dan tahlil yang dipimpin langsung oleh Agus Khoirul Huda.

kemudian sambutan oleh KH Hazimul Ahzab sebagai perwakilan keluarga besar Bani Syadzili. Beliau menyampaikan maksud diadakannya Acara Haul Akbar, tak lain merupakan bentuk pengabdian dalam berbakti kepada orang tua. Beliau menegaskan bahwa orang yang berbakti kepada orang tua hidupnya akan Bahagia. Sebaliknya, orang yang mempunyai masalah dengan hidupnya, biasanya tak luput dari konflik atau permasalahan antara orang tua dan anak.

“Tidak ada ceritanya orang yang berbakti hidupnya tidak enak, kalau hidupnya gak enak mesti ada masalah dengan orang tuanya.”

Tutur beliau dalam sambutannya.

Acara penutupan Khotmil Qur’an berjalan dengan khusyuk, seluruh jamaah duduk khidmat mendengarkan.

Beranjak ke inti acara Mauidloh Hasanah yang disampaikan oleh Dr. KH. Zainur Rozikin MM M.pd I.

dalam ceramahnya beliau menyebutkan tiga amalan yang tidak akan terputus walaupun telah berpindah ke alam barzah,

“konco seng apik Nang kuburan iku onok telu. Yoiku shodaqoh, ilmu seng bermanfaat, lan anak seng Soleh.” (teman baik dalam kuburan nanti ada 3, yaitu: Shodaqoh, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang soleh)

yang pertama yakni shodaqoh jariyah, beliau menjelaskan bahwa pahala yang berasal dari shodaqoh tidak akan terputus walaupun ruh manusia meninggalkan jasadnya .

kedua, ilmu yang bermanfaat. Sebab jika ilmu terus diajarkan maka ia tidak akan pernah mati dan akan senantiasa hidup.

dan yang terakhir anak yang sholeh, beliau menuturkan bahwa mempunyai anak yang sholeh merupakan investasi akhirat, sebab anak yang sholeh sudah pasti selalu mendoakan orang tuanya.

Dr. KH. Zainur Rozikin menutup ceramahnya dengan mengirim surat Al Fatihah dikhususkan kepada KH Ahmad Syadzili Muhdlor.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Al Habib Usman Al-Aydrus. Setelah pembacaan doa, rampung sudah acara Khotmil Qur’an Bani Syadzili. Harapannya dengan diawali Khataman Al-Qur’an, menjadikan barokah dalam menjalani rangkaian acara Haul Akbar KH Syadzili muhdlor ke 35 selanjutnya.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *