Category: Berita

  • IAI ASY-SYADZILI GELAR SIMULASI VISITASI PENDIRIAN INSTITUT BERSAMA PARA PAKAR PENDIDIKAN TINGGI 

    IAI ASY-SYADZILI GELAR SIMULASI VISITASI PENDIRIAN INSTITUT BERSAMA PARA PAKAR PENDIDIKAN TINGGI 

    Pelaksanaan Simulasi Visitasi 

    Malang – Institut Agama Islam (IAI) Asy-Syadzili Malang menyelenggarakan Simulasi Visitasi Pendirian Institut pada Selasa, 30 Desember 2025, bertempat di Ruang Rapat IAI Asy-Syadzili. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran pimpinan institusi, para Wakil Rektor, Ketua dan Sekretaris Program Studi (Kaprodi), serta dosen pendamping dari seluruh program studi, yaitu Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), serta Ekonomi Syariah (ES). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari tindak lanjut persiapan menghadapi visitasi pendirian Institut guna memastikan kesiapan kelembagaan, akademik, dan tata kelola institusi secara menyeluruh. 

    Arahan Dan Sambutan Rektor 

    Dalam sambutannya, Rektor IAI Asy-Syadzili Malang, Drs. H. Abdul Mujib Syadzili, M.Si., menyampaikan bahwa upaya pendirian Institut Agama Islam Asy-Syadzili merupakan ikhtiar strategis untuk menjawab kebutuhan yang mendesak dari para santri Asy-Syadzili yang memiliki minat dan potensi untuk berkiprah pada berbagai bidang keilmuan, namun tetap berlandaskan nilai-nilai Qur’ani dan tradisi pesantren. 

    “IAI Asy-Syadzili dihadirkan sebagai ruang pengembangan ilmu pengetahuan yang lebih luas bagi santri, tanpa tercerabut dari nilai Al-Qur’an, akhlak, dan jati diri pesantren. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk para wali santri, agar ikhtiar pendirian Institut ini dapat terwujud dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi umat,” tegas beliau. 

    Pemateri Dan Substansi Kegiatan 

    Simulasi visitasi ini menghadirkan para pemateri nasional yang berkompeten di bidang tata kelola dan penjaminan mutu perguruan tinggi, yaitu Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah (Prof. Amka) selaku Wakil Ketua LPTNU Jawa Timur, Dr. KH. Kusoy Fadiliyah, M.Si. selaku Rektor Institut NU Ciamis, serta Prof. Dr. Sugeng Listyo Prabowo, M.Pd. selaku Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Para narasumber memberikan penguatan terkait strategi menghadapi visitasi, penyiapan dokumen kelembagaan, penguatan tata kelola perguruan tinggi, serta pemetaan peran setiap unit kerja. Kegiatan berlangsung lancar dengan partisipasi aktif seluruh peserta sebagai wujud kesungguhan IAI Asy-Syadzili Malang dalam mewujudkan perguruan tinggi Islam yang unggul dan berdaya saing. 

    Reporter: Muchammad Jauhari

  • Malam Puncak Haul Akbar KH. Ahmad Syadzili Muhdlor ke 35.

    Malam Puncak Haul Akbar KH. Ahmad Syadzili Muhdlor ke 35.

    Asy News- Malang (Ahad) 16/11/25. Seluruh pondok pesantren Asy syadzili 1 hingga 6 menggelar rangkaian kegiatan haul inti mulai pagi hingga malam dengan penuh khidmat. Seluruh kalangan mulai dari santri, alumni, asatidz hingga masyarakat turut hadir untuk memeriahkan dan meneladani kisah perjuangan seorang hamilul Quran sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antar jema’ah.

    Acara dimulai sejak jam 06:00 dengan pembukaan majelis khataman se malang raya, yang dibuka langsung oleh Abuya kh Abdul Mun’im Syadzili. Karena saking luasnya khataman majelis se malang raya ini, sehingga melibatkan beberapa pondok cabang mulai dari asy- syadzili 2, 3 hingga Asy syadzili 4. Lantunan ayat suci Al Quran pun menggema di seluruh sudut kota malang dan sekitarnya.

    Pada siang harinya, kegiatan khataman ini Kembali ditutup oleh Abuya KH Abdul Mun’im di maqbarah Mbah Nyai Haji Siti Rahmah.

    Memasuki malam hari, Kawasan pondok Kembali dipadati oleh para jama’ah. Rangkaian acara diawali dengan prosesi wisuda tahfidz dan tasmi’ 30 juz oleh para santri yang telah menuntaskan setoran hafalannya, dan juga dapat membacanya secara bil’ghoib (tanpa melihat) bagi santri yang wisuda tasmi’. Doa, haru dan tangisan dari para wali santri menghiasi sakralnya prosesi wisuda tersebut.

    setelah rangkaian prosesi wisuda selesai, lantunan adzan isya’ dikumandangkan. Menjadi alarm bagi setiap muslim untuk melaksanakan sholat berjama’ah. Tak lama kemudian, para Jema’ah pun bergeser ke masjid guna melaksanakan sholat isya’ berjama’ah.

    Setelah sholat isya’, para jema’ah Kembali mengisi tempat di depan panggung utama. Tidak sabar untuk menyaksikan langsung prosesi acara ceremonial haul KH Ahmad Syadzili muhdlor yang ke 35.

    Tidak lama kemudian, MC dari acara inti  masuk. Memberikan penghormatan kepada tamu-tamu penting yang  hadir, terkhusus para masyayikh ploso dan para masyayikh kh Ahmad syadzili.

    Seusai pembukaan, acara berlanjut dengan pembacaan ayat suci Al Quran yang dibacakan oleh Ust Ahmad Fauzan Muhson yang merupakan alumni dari pondok pesantren  Asy syadzili 1.

    Kemudian acara dilanjut dengan sambutan oleh keluarga besar bani syadzili yang disampaikan oleh Agus KH abdul Mujib Syadzili. yang dalam sambutannya beliau menyampaikan akan betapa pentingnya Pendidikan di era modern.

    Bahwasannya Pendidikan formal berbasis pesantren memiliki daya saing yang tak kalah kuat dari sekolah-sekolah negeri pada umumnya. “Bahkan tidak hanya nasional saja, bahkan santri mampu bersaing di tingkat internasional“  tutur beliau, di dalam sambutannya.

    Setelah sambutan dari keluarga ndalem. Acara berlanjut dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh KH Musthofa Hadi. diikuti oleh seluruh jamaah yang memenuhi area pesantren. Suasana khidmat semakin terasa ketika tahlil berlangsung, menandai penghormatan mendalam kepada orang yang didoakan.

    Selanjutnya, acara beralih ke pembacaan syi’ir untuk almarhum mbah yai. Sepatah dua patah syi’ir dinyanyikan. Membuat seluruh jema’ah yang hadir terdiam untuk mendengarkan. Arti yang sangat mendalam dari syi’ir tersebut benar-benar berhasil membuat hati para santrinya rindu akan beliau. Bahkan tidak jarang ada santri yang menangis apabila benar-benar menghayati satu persatu kata yang dibacakan.

    Kemudian, telah sampailah di penghujung acara. Yakni mauidloh hasanah oleh Agus KH Abdurrahman Al Kausar, yang dalam dawuhnya beliau menjelaskan bahwasannya Guru dan orang tua merupakan perantara kita untuk mengenal tuhan. beliau mengambil dalil:

    لَوْلَا الْمُرَبِّي مَا عَرَفّْتُ رَبِّي

    “Andai bukan sebab guruku, aku tak akan mengenal Tuhanku”.

    “Acara-acara seperti haul ini merupakan kebutuhan, terutama bagi kita sebagai santri dan para putra. Sebab penting sekali untuk terus membentuk suatu halaqoh batiniah dengan para guru.” Ucap Gus Kausar. Di dalam mauidloh hasanahnya.

    Kemudian rangkaian acarapun ditutup oleh doa yang dipimpin oleh KH Nurul Huda Jazuli.

  • Majelis Dzikrul Ghofilin

    Majelis Dzikrul Ghofilin

    Santripasir.id Jumat (14/11/2025) Memasuki hari ketiga Haul Akbar KH. Ahmad Muhdlor ke-35, rangkaian acara malam ini adalah Dzikrul Ghofilin yang digelar di panggung utama PPSQ Asy Syadzili 1. Selepas salat Isya’, para santri berkumpul di lapangan futsal. Acara diawali dengan pembacaan shalawat oleh tim banjari Asy Syadzili sembari menunggu kedatangan Gus Ferry, cucu dari KH. Hamim Tohari Djazuli (Gus miek) yang akan memimpin majelis.

    Pukul 19.33 WIB, Gus Ferry tiba di lokasi. Dengan didampingi beberapa orang, beliau langsung menuju panggung utama. Setelah dibuka oleh MC, Gus Ferry memimpin pembacaan Dzikrul Ghofilin yang diikuti seluruh jamaah dengan khidmat.

    Pukul 19.51 WIB, KH. Sabuth Panoto Projo hadir di area acara. Beliau disambut hangat dan diarahkan menuju ndalem pengasuh oleh yang bertugas. Sesampainya di sana, beliau disambut langsung oleh Abuya KH. Abdul Mun’im Syadzili.

    Setelah pembacaan Dzikrul Ghofilin selesai, KH. Sabuth Panoto Projo memimpin Mauidloh Hasanah. Dalam dawuhnya, beliau menjelaskan tentang pentingnya Mendoakan orang tua yang sudah meninggal.

    “manusia kalau sudah menjadi ahli kubur hanya butuh ampunan dari Allah dan kiriman Al Fatihah dari ahli warisnya” tutur beliau.

    Beliau juga menceritakan kisah Rasulullah SAW saat memberitakan istrinya tentang betapa mengerikannya alam kubur. Rasulullah bersabda :

    إن الميت في قبره كالغريق الغريب ينتظر دعوةً تصل إليه من أبٍ أو أمٍ أو أخٍ أو صديق.”
    “Sesungguhnya mayit di dalam kuburnya itu seperti orang yang tenggelam dan terasing. Ia menunggu doa yang sampai kepadanya, baik dari ayah, ibu, saudara, atau sahabatnya.”  nabi mengibaratkan orang yang sudah masuk  dalam kubur itu seperti orang yang tenggelam di dalam lautan yang senantiasa membutuhkan pertolongan. kemudian Sayyidati Aisyah bertanya bagaimana cara aku agar dapat menyelamatkan orang yang orang yang ada di alam barzah, Rasulullah pun menjawab dengan membacakan salah satu ayat Al Qur’an untuk orang tersebut.

    Dari sini beliau mengingatkan kita untuk senantiasa mendoakan orang tua kita terlebih yang sudah meninggal.

    Sebelum beliau mengakhiri mauidhoh Hasanah, beliau mendoakan khusus untuk keluarga besar Bani Syadzili terlebih kepada KH. Abdul Mun’im pengasuh PPSQ ASY SYADZILI 1. dan beliau juga mendoakan kepada seluruh jamaah dzikrul Ghofilin seluruh nusantara. sebagai penutup dari dawuh beliau acara pun di akhiri dengan pembacaan Syi’ir Dzikru Ghofilin yang di pimpin kembali oleh Gus ferry.

  • Malam Pembuka Rangkaian Acara Haul-35 KH. Ahmad Syadzili Muhdlor: Khotmil Qur’an Bani Syadzili

    Malam Pembuka Rangkaian Acara Haul-35 KH. Ahmad Syadzili Muhdlor: Khotmil Qur’an Bani Syadzili

    Dalam memulai rangkaian acara Haul Akbar KH. Ahmad Syadzili Muhdlor ke 35, Pondok pesantren Asy-Syadzili menggelar penutupan khotmil Qur’an Bani Syadzili pada Rabu (12/11/2025) yang Dimana pembukaan khataman dilakukan sehari sebelumnya, yakni selasa (11/11/2025). Kegiatan khataman tersebut dilaksanakan di Ndalem Kesepuhan yang terletak di PPSQ Asy-Syadzili 2 tepatnya di area sekitar Masjid Jami’ Al-Ibrahim.

    Khataman dibuka oleh Muhammad A’ yang merupakan santri Asy-Syadzili sekaligus Dzurriyah KH. Ahmad Syadzili Muhdlor. Acara penutupan Khotmil Qur’an Bani Syadzili dihadiri oleh bermacam kalangan, seperti: Habaib, dzurriyah KH Ahmad Syadzili Muhdlor sampai  masyarakat desa sumber pasir. Semuanya hadir guna menutup Khataman Al Qur’an sekaligus membuka Rangkaian acara Haul Akbar KH. Ahmad Syadzili Muhdlor ke-35.

    Acara diawali dengan pembacaan sholawat oleh tim Al-banjari Asy-Syadzili dan dibuka dengan membaca surat Al-Fatihah. lantunan indah bacaan Al-Qur’an oleh Ust. Ikhwan Fahrur Rifki mengisi setelahnya, melengkapi kekhidmatan malam ini. Dilanjut acara selanjutnya yakni pembacaan Khotmil Qur’an dan tahlil yang dipimpin langsung oleh Agus Khoirul Huda.

    kemudian sambutan oleh KH Hazimul Ahzab sebagai perwakilan keluarga besar Bani Syadzili. Beliau menyampaikan maksud diadakannya Acara Haul Akbar, tak lain merupakan bentuk pengabdian dalam berbakti kepada orang tua. Beliau menegaskan bahwa orang yang berbakti kepada orang tua hidupnya akan Bahagia. Sebaliknya, orang yang mempunyai masalah dengan hidupnya, biasanya tak luput dari konflik atau permasalahan antara orang tua dan anak.

    “Tidak ada ceritanya orang yang berbakti hidupnya tidak enak, kalau hidupnya gak enak mesti ada masalah dengan orang tuanya.”

    Tutur beliau dalam sambutannya.

    Acara penutupan Khotmil Qur’an berjalan dengan khusyuk, seluruh jamaah duduk khidmat mendengarkan.

    Beranjak ke inti acara Mauidloh Hasanah yang disampaikan oleh Dr. KH. Zainur Rozikin MM M.pd I.

    dalam ceramahnya beliau menyebutkan tiga amalan yang tidak akan terputus walaupun telah berpindah ke alam barzah,

    “konco seng apik Nang kuburan iku onok telu. Yoiku shodaqoh, ilmu seng bermanfaat, lan anak seng Soleh.” (teman baik dalam kuburan nanti ada 3, yaitu: Shodaqoh, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang soleh)

    yang pertama yakni shodaqoh jariyah, beliau menjelaskan bahwa pahala yang berasal dari shodaqoh tidak akan terputus walaupun ruh manusia meninggalkan jasadnya .

    kedua, ilmu yang bermanfaat. Sebab jika ilmu terus diajarkan maka ia tidak akan pernah mati dan akan senantiasa hidup.

    dan yang terakhir anak yang sholeh, beliau menuturkan bahwa mempunyai anak yang sholeh merupakan investasi akhirat, sebab anak yang sholeh sudah pasti selalu mendoakan orang tuanya.

    Dr. KH. Zainur Rozikin menutup ceramahnya dengan mengirim surat Al Fatihah dikhususkan kepada KH Ahmad Syadzili Muhdlor.

    Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Al Habib Usman Al-Aydrus. Setelah pembacaan doa, rampung sudah acara Khotmil Qur’an Bani Syadzili. Harapannya dengan diawali Khataman Al-Qur’an, menjadikan barokah dalam menjalani rangkaian acara Haul Akbar KH Syadzili muhdlor ke 35 selanjutnya.

  • Asy-Syadzili membawa gelar finalis

    Asy-Syadzili membawa gelar finalis

    Alhamdulillahirabbil ‘alamiin…

    Beberapa hari yang lalu, tepatnya pada hari Selasa-Jum’at tanggal 9-12 Juli 2024 perwakilan tim Santripasir Media Creative dari PPSQ Asy-Syadzili 1 berhasil pulang membawa predikat “kelompok terbaik” dalam pelatihan Santri Digital Preneur Indonesia 2024 (disana para santri membawa produk dari pesantren masing-masing dan diberi tantangan membuat foto dan video iklan produk dengan waktu dan peralatan yang sangat terbatas) yang membuat bangga, tim dari PPSQ As-Syadzili 1 berhasil menyelamatkan tiket untuk acara Demoday Santri Digital Preneur Indonesia 2024 di Jakarta nanti dan juga mendapatkan “satu set alat produksi konten kreatif digital” berupa : laptop 1 set, kamera canon r100, Tripod beserta memori card nya.

    Yuk dukung produk Santripasir dengan membeli merchandise Santripasir di :
    📍Stand bazar santripasir (lapangan voli PPSQ Asy-Syadzili 1)
    🗓 Sambangan Ahad Pon
    🕗 08:00-selesai (selama waktu sambangan santri)

    Santripasir

    Jum’at, 2 Agustus 2024

    santripasir#ppsqasysyadzili1

    banggajadisantriasysyadzili

  • menteri kemenparekraf apresiasi santripasir merchandise

    menteri kemenparekraf apresiasi santripasir merchandise

    Alhamdulillahirabbil ‘alamiin…

    Pada hari ini (Ahad, 28 Juli 2024) mas Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno mereview dan memberikan apresiasi terhadap produk merchandise “Santripasir”. Beliau sangat senang sekali setelah menerima pemberian kami dan berharap agar para santri terus dapat berkarya se kreatif mungkin untuk mengembangkan produk-produk dari pesantren. Melalui program Santri Digital Preneur Indonesia, kemenparekraf memberikan pelatihan kepada para santri dari pondok pesantren di Indonesia, hal ini juga dapat memberikan sisi positif yakni mematahkan stigma masyarakat yang menganggap santri itu gaptek (gagap teknologi). Dengan sologannya “Generasi kreatif, berdaya saing”.

    Yuk dukung produk Santripasir dengan membeli merchandise Santripasir di :
    📍Stand bazar santripasir (lapangan voli PPSQ Asy-Syadzili 1)
    🗓 Setiap Sambangan Ahad Pon
    🕗 08:00-selesai (selama waktu sambangan santri)

    Foto :

    • Plakat penghargaan kelompok terbaik “Santri Digital Preneur Indonesia 2024”.
    • Mas mentri membawa buku Biografi KH. Ahmad Syadzili Muhdlor.
    • Mas mentri membawa Tumbler Santripasir.
    • Mas mentri membawa Kaos Santripasir dan Gantungan Kunci Santripasir.

    Santripasir

    Jum’at, 2 Agustus 2024

    santripasir#ppsqasysyadzili1

    banggajadisantriasysyadzili

  • Sampah Melangitkan Manusia

    Sampah Melangitkan Manusia

    ASY-SYADZILI 1 – Dalam kehidupan ini pastinya kita dituntut untuk selalu beribadah pada Allah Subhanahu wataa’la
    Mulai dari melaksanakan kewajiban, melakukan sunnah-sunnahnya, hingga berbuat baik kepada sesama. 
    Tetapi kita tak tahu amalan apa yang membuat kita yang bisa menggiring kita masuk surga Allah Subhanahu wataa’la. 
    Belajar dari kisah kisah terdahulu kita tak bisa menilai seseorang dari penampilan atau perilaku yang tampak oleh mata saja, seperti hal nya, kisah dari Barseso seorang yang alim yang terobsesi untuk bisa lebih alim lagi, dan ternyata ia terperosok dalam kemaksiatan yang amat sangat buruk karena hasutan syaitan,hingga ia meninggal dalam keadaan Su’ul Khotimah  Naudzubillah.
    Dari kisah Seorang pendosa yang memberi minum seekor anjing juga kita bisa ambil pelajaran, bahwasanya orang yang memiliki perjalanan hidup yang buruk belum tentu ia memiliki akhir yang buruk juga, berkat kebaikan hati diakhir hanyatnya, justru itu yang menjadi sebab ia masuk surga. 
    Kesimpulan dari 2 cerita diatas ialah, kita memang harus terus berusaha berbuat amal – amal baik, karena kitapun tak tau hal apa yang bisa membuat kita masuk syurga, mungkin karena kita menyisakan sedikit makanan untuk diberikan kepada seekor kucing, atau menyingkirkan batu ditengah jalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas, kita tak pernah tahu.


    DUNIA PESANTREN 
    Begitu pula, dalam pondok pesantren, kepintaran kita dalam menyerap ilmu bukan menjadi faktor kesuksesan kita, karena dalam pondok pesantren ada sebuah faktor yang sangat berpengaruh dalam kehidupan seseorang, yaitu faktor X (atau yang disebut dengan  barokah ), kita tak pernah tau bagaimana faktor ini bekerja, tetapi jika seseorang telah mendapat barokah maka taka da susah dalam kehidupannya, dan cara mendapatkan barokah yaitu dengan berkhidmah  (ngabdi/ngawulo) kepada guru. 


    KHIDMAH 
    Banyak macam cara berkhidmah untuk medapatkan barokah, mulai dari membantu bagian dapur, menjadi keamanan dan ketertiban, menjadi dari bagian dakwah pondok pesantren melalui media social, ataupun menjadi ketua kamar, tetapi berkhidmah bukan hanya itu saja, makna berkhidmah memiliki cakupan yang luas.
    Kita menyapu latar masjid dengan niatan agar jamaah sholat merasa nyaman itu termasuk khidmah, kita menata sandal agar jamaah tidak kebingungan mencarinya juga termasuk khidmah, hal apapun yang kita lakukan dengan niatan untuk kemaslahatan bersama juga termasuk dari khidmah.

    SAMPAH SEPELE YANG MEMBAWA BAROKAH 
    Kita selalu berpikir bahwa khidmah itu menjadi ketua kamar, menjadi keamanan, menjadi abdi ndalem, malah banyak dari kita tidak berpikir untuk membuang sampah yang ada disekitar kita padahal itu adalah peluang kita untuk berkhidmah yang sangat mulia.
    Banyak dari kita memandang khidmah dibagian kebersihan sebagai hal yang biasa saja, tetapi malah hal itulah yang membuat mereka cepat dalam mendapatkan barokah, karena mereka rela kotor, demi para santri nyaman dalam melaksanakan kegiatan sehari-harinya, banyak sekali kisah kesuksesan dari santri yang bersih-bersih menjadi kebiasaan sehari – hari, seperti halnya kisah santri yang diutus selalu bersih-bersih tidak pernah mengaji, tetapi ketika pulang beliau menjadi seorang kyai.
    Maka dari itu, kita tak usah bingung hal apa yang bisa kita lakukan untuk berkhidmah, minimal kita buang sampah di sekitar kita dengan niatan untuk kemaslahatan bersama, Insyallah, jika Allah berkehendak hal-hal seperti itu menjadi penyebab kita mendapat barokah serta ridho Allah Subhanahu wataa’la. 
    Amin yaa robbal AlaminASY-SYADZILI 1 – Dalam kehidupan ini pastinya kita dituntut untuk selalu beribadah pada Allah Subhanahu wataa’la
    Mulai dari melaksanakan kewajiban, melakukan sunnah-sunnahnya, hingga berbuat baik kepada sesama. 
    Tetapi kita tak tahu amalan apa yang membuat kita yang bisa menggiring kita masuk surga Allah Subhanahu wataa’la. 
    Belajar dari kisah kisah terdahulu kita tak bisa menilai seseorang dari penampilan atau perilaku yang tampak oleh mata saja, seperti hal nya, kisah dari Barseso seorang yang alim yang terobsesi untuk bisa lebih alim lagi, dan ternyata ia terperosok dalam kemaksiatan yang amat sangat buruk karena hasutan syaitan,hingga ia meninggal dalam keadaan Su’ul Khotimah  Naudzubillah.
    Dari kisah Seorang pendosa yang memberi minum seekor anjing juga kita bisa ambil pelajaran, bahwasanya orang yang memiliki perjalanan hidup yang buruk belum tentu ia memiliki akhir yang buruk juga, berkat kebaikan hati diakhir hanyatnya, justru itu yang menjadi sebab ia masuk surga. 
    Kesimpulan dari 2 cerita diatas ialah, kita memang harus terus berusaha berbuat amal – amal baik, karena kitapun tak tau hal apa yang bisa membuat kita masuk syurga, mungkin karena kita menyisakan sedikit makanan untuk diberikan kepada seekor kucing, atau menyingkirkan batu ditengah jalan agar tidak mengganggu arus lalu lintas, kita tak pernah tahu.


    DUNIA PESANTREN 
    Begitu pula, dalam pondok pesantren, kepintaran kita dalam menyerap ilmu bukan menjadi faktor kesuksesan kita, karena dalam pondok pesantren ada sebuah faktor yang sangat berpengaruh dalam kehidupan seseorang, yaitu faktor X (atau yang disebut dengan  barokah ), kita tak pernah tau bagaimana faktor ini bekerja, tetapi jika seseorang telah mendapat barokah maka taka da susah dalam kehidupannya, dan cara mendapatkan barokah yaitu dengan berkhidmah  (ngabdi/ngawulo) kepada guru. 


    KHIDMAH 
    Banyak macam cara berkhidmah untuk medapatkan barokah, mulai dari membantu bagian dapur, menjadi keamanan dan ketertiban, menjadi dari bagian dakwah pondok pesantren melalui media social, ataupun menjadi ketua kamar, tetapi berkhidmah bukan hanya itu saja, makna berkhidmah memiliki cakupan yang luas.
    Kita menyapu latar masjid dengan niatan agar jamaah sholat merasa nyaman itu termasuk khidmah, kita menata sandal agar jamaah tidak kebingungan mencarinya juga termasuk khidmah, hal apapun yang kita lakukan dengan niatan untuk kemaslahatan bersama juga termasuk dari khidmah.

    SAMPAH SEPELE YANG MEMBAWA BAROKAH 
    Kita selalu berpikir bahwa khidmah itu menjadi ketua kamar, menjadi keamanan, menjadi abdi ndalem, malah banyak dari kita tidak berpikir untuk membuang sampah yang ada disekitar kita padahal itu adalah peluang kita untuk berkhidmah yang sangat mulia.
    Banyak dari kita memandang khidmah dibagian kebersihan sebagai hal yang biasa saja, tetapi malah hal itulah yang membuat mereka cepat dalam mendapatkan barokah, karena mereka rela kotor, demi para santri nyaman dalam melaksanakan kegiatan sehari-harinya, banyak sekali kisah kesuksesan dari santri yang bersih-bersih menjadi kebiasaan sehari – hari, seperti halnya kisah santri yang diutus selalu bersih-bersih tidak pernah mengaji, tetapi ketika pulang beliau menjadi seorang kyai.
    Maka dari itu, kita tak usah bingung hal apa yang bisa kita lakukan untuk berkhidmah, minimal kita buang sampah di sekitar kita dengan niatan untuk kemaslahatan bersama, Insyallah, jika Allah berkehendak hal-hal seperti itu menjadi penyebab kita mendapat barokah serta ridho Allah Subhanahu wataa’la. 
    Amin yaa robbal Alamin

  • semangat dan kreativitas menuju Demoday  SDPI 2024

    semangat dan kreativitas menuju Demoday  SDPI 2024

    Santripasir Media Creative atau yang sering disebut SMC salah satu bidang yang bergerak di pusat  arus informasi milik pondok Pesantren Salaf Qur’an Asy-Syadzili 1 yang telah menorehkan prestasi di kancah nasional dalam event santri digitalpreneur pada tanggal 15 Oktober 2024 kemarin, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

    Prestasi tersebut berawal dari ketertarikan untuk mengikuti pelatihan santri digitalpreneur tingkat daerah di Kabupaten Gresik yang tepatnya diselenggarakan di Pondok Pesantren Qomaruddin, Bungah, Kabupaten Gresik pada tanggal 9 hingga 12 Juli 2024 lalu.

    Di sebutkan oleh Ilham Islamuddin Ma’ruf yang merupakan ketua tim dari 5 orang delegasi yang berangkat untuk mengikuti kegiatan Santri Digitalpreneur Indonesia 2024 bahwa awal mulanya mereka tidak mengetahui bahwa event Santri digitalpteneur 2024 merupakan sebuah kompetisi.

    “Sebenarnya saat kami mendaftarkan diri, kami hanya mendapatkan informasi bahwa event tersebut merupakan acara pelatihan untuk para santri agar bisa memajukan bisnis pesantren melalui media digital, tetapi setelah mengetahui bahwa event tersebut bukan hanya pelatihan melainkan juga kompetisi untuk menyaring para santri yang memiliki keahlian dan kreativitas dalam mempromosikan produk pesantren, kami bersemangat untuk memenangkan seleksi daerah tersebut” tutur kata Ilham yang merupakan ketua delegasi SMC PPSQ Asy-Syadzili 1 dalam acara Santri digitalpreneur 2024 tersebut.

    Acara santri digitalpreneur 2024 tingkat daerah di Kabupaten Gresik telah usai terlaksana, dan Santripasir Media Creative turun sebagai juara 1 dalam Santri digitalpreneur Kabupaten Gresik 2024 dan mendapat tiket menuju kompetisi nasional Santri digitalpreneur Indonesia 2024 di jakarta. 

    Menjadikan Santripasir Media Creative dari PPSQ Asy Syadzili 1, Pakis, Kab. Malang, sebagai perwakilan Kabupaten Gresik untuk bersaing bersama 10 pondok pesantren terbaik dari daerah masing-masing di seluruh Indonesia yang akan diadakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta pada Bulan Oktober mendatang. 

    Tentunya menjawab tantangan tersebut, Santripasir Media Creative sangat antusias dan bersemangat untuk mempersiapkan konsep dan kreativitas yang akan dibawa menuju Jakarta nantinya, Mulai dari konsep produk yang menarik, pembuatan video produk iklan  yang unik serta pematangan karya yang sudah dipersiapkan sekitar 1 bulan sebelum keberangkatan untuk kompetisi Santri digitalpreneur Indonesia tahun 2024.

    Setibanya Bulan Oktober 2024, Seluruh perwakilan daerah masing berangkat untuk mengikuti rangkaian kompetisi. 

    5 orang peserta (Ilham Islamuddin Ma’ruf, Ahmad Fatih Sidra Muntaha, Muhammad Zidan Abdul Adzim, Muhammad Roiqul Bihar Anwarul Wahid, Faris Audah Iman Hajwa)  beserta 1 (Muhammad Farhan Bayhaqi) berangkat menuju Jakarta dengan penuh keyakinan setelah perjalanan panjang persiapan untuk menyelesaikan produk serta video iklan yang begitu rumit karena banyak sekali evaluasi serta pembenahan saat proses pembuatan, membuat mereka yakin karya mereka layak ditampilkan dan disandingkan dengan 10 pesantren terbaik dari daerah masing masing di seluruh Indonesia.

    Menurut mereka, hal ini merupakan pengalaman dan momen yang luar biasa karena dapat bertemu para santri dari pondok pesantren di berbagai penjuru Indonesia serta dapat memperluas relasi serta jejaring antar sesama santri untuk memperkuat dakwah islamiyah serta bertemu orang – orang hebat lainnya.

    Dengan perolehan Juara 1 Santridigitalpreneur Indonesia tahun 2024, membuktikan bahwa Santripasir  mampu bersaing hingga kancah nasional.

  • Tujuh tahun khidmah jalur media pesantrenTujuh tahun khidmah jalur media pesantren

    Tujuh tahun khidmah jalur media pesantrenTujuh tahun khidmah jalur media pesantren

    Harapan adalah kekuatan tak terlihat, namun mampu mengubah mimpi menjadi kenyataan. Kita tinggalkan cita-cita sebagai warisan, jejak langkah yang mengispirasi generasi mendatang. Bergeraklah bersama, dengan serentak, beri dampak yang besar untuk menciptakan perubahan yang berarti.

    “Bergerak, Serentak, Berdampak.”

    Memiliki makna:

    1. Bergerak (Aksi)
    Inisiatif: Nilai ini mendorong kita untuk tidak hanya berdiam diri, tetapi mengambil langkah pertama dan memulai perubahan. Ia mengajarkan bahwa ide dan gagasan hanya akan menjadi mimpi jika tidak diiringi tindakan nyata.
    Progresif: Bergerak berarti terus maju, berkembang, dan mencari solusi yang lebih baik. Nilai ini menekankan pentingnya evolusi, inovasi, dan pembelajaran tanpa henti.
    Adaptif: Dunia terus berubah, dan “bergerak” berarti mampu menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut. Nilai ini mengajarkan fleksibilitas, kemampuan untuk belajar dari pengalaman, dan keberanian untuk mencoba hal baru.
    Responsif: Bergerak juga berarti tanggap terhadap kebutuhan dan tantangan yang ada. Nilai ini menekankan pentingnya kepedulian, empati, dan kesediaan untuk membantu sesama.

    2. Serentak (Persatuan)
    Kolaborasi: Serentak adalah kekuatan kebersamaan, di mana banyak orang bersatu padu untuk mencapai tujuan yang sama. Nilai ini mengajarkan pentingnya kerja sama, sinergi, dan saling mendukung.
    Solidaritas: Serentak berarti saling peduli dan berbagi rasa, menciptakan ikatan yang kuat antar sesama. Nilai ini menekankan pentingnya persaudaraan, empati, dan gotong royong.
    Inklusif: Serentak merangkul semua orang, tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, atau golongan. Nilai ini mengajarkan pentingnya menghargai keberagaman, toleransi, dan kesetaraan.
    Harmoni: Serentak menciptakan keselarasan, di mana perbedaan menjadi kekuatan dan bukan penghalang. Nilai ini menekankan pentingnya komunikasi yang baik, saling pengertian, dan kerjasama yang produktif.

    3. Berdampak (Kontribusi)
    Signifikan: Dampak adalah perubahan positif yang kita ciptakan, sesuatu yang berarti dan memberikan manfaat bagi banyak orang. Nilai ini menekankan pentingnya memberikan kontribusi nyata, bukan hanya sekadar melakukan sesuatu.
    Berkelanjutan: Dampak yang kita ciptakan haruslah sesuatu yang bertahan lama, yang terus memberikan manfaat dari generasi ke generasi. Nilai ini menekankan pentingnya visi jangka panjang, tanggung jawab, dan keberlanjutan.
    Inspiratif: Dampak yang kita ciptakan dapat menjadi inspirasi bagi orang lain untuk melakukan hal yang sama. Nilai ini menekankan pentingnya menjadi contoh yang baik, menyebarkan semangat positif, dan memotivasi orang lain untuk berkontribusi.
    Transformasi: Dampak yang kita ciptakan dapat mengubah kehidupan orang lain, bahkan mengubah dunia menjadi tempat yang lebih baik. Nilai ini menekankan pentingnya memiliki visi besar, berani bermimpi, dan bekerja keras untuk mewujudkan perubahan positif.

    Pada hari ini, 11 Februari 2025, Santripasir Media Creative genap berusia tujuh tahun, mengabdi dalam dunia media dakwah kepesantrenan dengan membawa motto “bergerak, serentak, berdampak”. Kami yakin, nilai-nilai luhur tersebut sangat relevan dalam kehidupan bermasyarakat. Motto tersebut mendorong Santripasir Media Creative untuk menjadi organisasi yang proaktif, kolaboratif, dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Dengan mengamalkan nilai-nilai ini, Santripasir Media Creative tidak hanya mencapai tujuan organisasi, namun juga memberikan arti bagi kehidupan orang lain dan menciptakan perubahan yang lebih baik bagi nusa, bangsa dan agama, khususnya dikalangan pesantren.

    Happy anniversary yang ke-7
    Santripasir Media Creative✨️

  • AMALAN DAN KEUTAMAAN BERBUKA PUASA

    AMALAN DAN KEUTAMAAN BERBUKA PUASA

    Di bulan ramadhan ini, sudah menjadi kewajiban bagi kita semua sebagai umat muslim untuk melaksanakan puasa ramadhan, oleh karena itu  berbuka puasa merupakan suatu rutinitas yang tidak dapat ditinggalkan. Tapi tahukah kamu? keutamaan dan beberapa amalan sunnah pada saat berbuka puasa agar membawa kebaikan dan keberkahan.

    Berikut beberapa keutamaan dan amalan yang dianjurkan rasullullah :

    1. Menyegerakan Berbuka Puasa di Awal Waktu

    Ketika waktu berbuka puasa telah tiba Rasulullah saw berpesan untuk dapat menyegerakannya, karena hal ini adalah bagian dari kebaikan. Dalam kitab Sahih bukhari terdapat hadis yang menjelaskan anjuran tersebut, yaitu:

    لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

    artinya: “Orang yang selalu baik adalah orang yang menyegerakan waktu berbuka puasa.”

    Menyegerakkan buka puasa merupakan sunah Nabi yang harus dilakukan umat Islam yang sedang berpuasa untuk langsung berbuka jika waktunya sudah tiba.

    2. Berbuka Puasa dengan Buah Kurma

    Rasullullah menganjurkan untuk berbuka puasa dengan buah kurma, seperti yang diriwayatkan dalam hadis riwayar Tirmidzi dan Abu Dawud:

    “Apabila salah seorang di antara kalian berbuka, hendaklah berbuka dengan kurma, karena dia adalah berkah, apabila tidak mendapatkan kurma maka berbukalah dengan air karena dia adalah bersih.” (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud)

    Kurma diyakini sebagai buah yang kering favorit Nabi yang dapat meningkatkan kesehatan otak, mengandung serat dan asam amino yang dapat merangsang pencernaan makanan secara optimal.

    3. Berdoa Sebelum Berbuka Puasa

    Sebelum berbuka puasa hendaknya berbaca doa terlebih dahulu, doa berbuka puasa saat Ramadan yaitu:

    اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَبِكَ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ. ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شاءَ اللهُ. يا وَاسِعَ الفَضْلِ اِغْفِرْ لِي الحَمْدُ لِلهِ الَّذِي هَدَانِي فَصُمْتُ، وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ

    Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu, wa bika amantu, wa bika ‘alaika tawakkalatu, dzahabadzh dzhama-u wabtalatil-‘uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah. Ya wasi’al-fadhli ighfirli alhamdulillahilladzi hadani fashumtu, wa razaqani fa-afthartu

    Artinya: “Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa. Dengan rezeki-Mu aku membatalkannya. Kepada-Mu aku berpasrah. Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah dan Insyaallah pahala sudah tetap. Wahai Dzat Yang Luas Karunia, ampuni aku. Segala puji bagi Tuhan yang memberi petunjuk padaku, lalu aku berpuasa. Dan segala puji Tuhan yang memberiku rezeki, lalu aku membatalkannya.”

    4. Berdoa Umum Saat Berbuka Puasa

    Waktu berbuka puasa adalah salah satu waktu mustajab atau manjur selain waktu sahur dari terkabulnya doa. Untuk itu dianjurkan bagi umat muslim untuk tidak melewatkan berdoa dengan doa-doa sunah yang diajarkan Rasulullah saw.

    Dalam sebuah hadis riwayat Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban, Rasulullah menegaskan:

    “Ada tiga orang yang tidak akan tertolak doanya, yaitu: seorang yang puasa ketika sedang berbuka, seorang imam yang adil, dan do’a seorang yang terzholimi.” (H.R Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnu Hibban).

    5. berbuka puasa secukupnya

    Meski didera lapar dan dahaga seharian saat menunaikan ibadah puasa, namun pada saat berbuka jangan sampai makan dan minum berlebih-lebihan. Secara medis, hal itu akan berpengaruh pada organ pencernaan. Dan dari sisi ajaran Islam, Allah sesungguhnya membenci orang-orang yang berlebih-lebihan. Terkadang, ada orang yang berfikir bahwa buka puasa adalah tempat balas dendam dari menahan lapar seharian, alhasil iapun makan dan minum berlebihan sehingga akan mengganggu  proses beribadah berikutnya. Maka dari itu berbuka puasalah secukupnya dan jangan sampai berlebihan.

    Demikianlah keutamaan  berbuka puasa pada bulan Ramadan yang sebaiknya dapat sama sama kita amalkan untuk lebih meningkatkan produktifitas  ibadah kita semua. Semoga Ramadan ini dapat selalu membawa keberkahan bagi kita semua.