Author: Bachrelvi

  • Semarak Sholawat Burdah Di Malam Penuh Berkah

    Semarak Sholawat Burdah Di Malam Penuh Berkah

    Rangkaian acara memperingati Haul akbar KH. Ahmad Syadzili Muhdlor ke-35 berlanjut dengan kegiatan Sholawat burdah pada Kamis (13/11/2025). Seluruh santri mengikuti pembacaan Qosidah Burdah dengan khidmat. Acara ini bertempat di PPSQ Asy-Syadzili 1, tepatnya dipanggung utama. Dengan adanya Sholawat burdah dalam rangkaian acara ini, kita mengharapkan syafaat dari kanjeng nabi sekaligus barokah dari Kyai Syadzili.

    Pembacaan Qosidah Burdah berjalan dengan khidmat namun tetap semangat, seluruh santri melantunkan Qosidah yang dikarang Imam Bushiri dengan lantang.
    Pembacaan Sholawat burdah diakhiri dengan doa oleh Ust. Unais Muhidi, salah satu alumni Asy-Syadzili.

    Pembacaan Qosidah Burdah rutin diadakan disetiap Peringatan Haul Akbar KH. Ahmad Syadzili Muhdlor. Berikut inilah alasan mengapa acara pembacaan Qosidah Burdah selalu menjadi pilihan, menurut Ust. Ahmad Nizar selaku wakil ketua panitia Haul Akbar KH. Ahmad Syadzili Muhdlor ke 35.

    “Selain untuk memperingati acara Haul, kita juga mengajak seluruh teman-teman untuk mengingat Rasulullah SAW dan juga kita membaca shalawat yang lain seperti: sholawat simtudduror, Majelis sholawat Dzikrul ghofilin, Majelis sholawat Dalailul Khoirot dan lain-lain.”

    beliau menuturkan, selain untuk mengharap barokah dari Simbah Yai Syadzili, momen ini juga dimanfaatkan untuk mengajak para santri mengingat Baginda Nabi Muhammad SAW melalui Sholawat-sholawat yang dilantunkan.

    Setelah Acara ditutup dengan pembacaan Syi’ir Simbah Yai Syadzili dan pembagian konsumsi kepada para santri, Kegiatan malam ini diakhiri dengan harapan mendapat barokah ilmu dari sang muassis pondok pesantren Asy-Syadzili.

  • Malam Pembuka Rangkaian Acara Haul-35 KH. Ahmad Syadzili Muhdlor: Khotmil Qur’an Bani Syadzili

    Malam Pembuka Rangkaian Acara Haul-35 KH. Ahmad Syadzili Muhdlor: Khotmil Qur’an Bani Syadzili

    Dalam memulai rangkaian acara Haul Akbar KH. Ahmad Syadzili Muhdlor ke 35, Pondok pesantren Asy-Syadzili menggelar penutupan khotmil Qur’an Bani Syadzili pada Rabu (12/11/2025) yang Dimana pembukaan khataman dilakukan sehari sebelumnya, yakni selasa (11/11/2025). Kegiatan khataman tersebut dilaksanakan di Ndalem Kesepuhan yang terletak di PPSQ Asy-Syadzili 2 tepatnya di area sekitar Masjid Jami’ Al-Ibrahim.

    Khataman dibuka oleh Muhammad A’ yang merupakan santri Asy-Syadzili sekaligus Dzurriyah KH. Ahmad Syadzili Muhdlor. Acara penutupan Khotmil Qur’an Bani Syadzili dihadiri oleh bermacam kalangan, seperti: Habaib, dzurriyah KH Ahmad Syadzili Muhdlor sampai  masyarakat desa sumber pasir. Semuanya hadir guna menutup Khataman Al Qur’an sekaligus membuka Rangkaian acara Haul Akbar KH. Ahmad Syadzili Muhdlor ke-35.

    Acara diawali dengan pembacaan sholawat oleh tim Al-banjari Asy-Syadzili dan dibuka dengan membaca surat Al-Fatihah. lantunan indah bacaan Al-Qur’an oleh Ust. Ikhwan Fahrur Rifki mengisi setelahnya, melengkapi kekhidmatan malam ini. Dilanjut acara selanjutnya yakni pembacaan Khotmil Qur’an dan tahlil yang dipimpin langsung oleh Agus Khoirul Huda.

    kemudian sambutan oleh KH Hazimul Ahzab sebagai perwakilan keluarga besar Bani Syadzili. Beliau menyampaikan maksud diadakannya Acara Haul Akbar, tak lain merupakan bentuk pengabdian dalam berbakti kepada orang tua. Beliau menegaskan bahwa orang yang berbakti kepada orang tua hidupnya akan Bahagia. Sebaliknya, orang yang mempunyai masalah dengan hidupnya, biasanya tak luput dari konflik atau permasalahan antara orang tua dan anak.

    “Tidak ada ceritanya orang yang berbakti hidupnya tidak enak, kalau hidupnya gak enak mesti ada masalah dengan orang tuanya.”

    Tutur beliau dalam sambutannya.

    Acara penutupan Khotmil Qur’an berjalan dengan khusyuk, seluruh jamaah duduk khidmat mendengarkan.

    Beranjak ke inti acara Mauidloh Hasanah yang disampaikan oleh Dr. KH. Zainur Rozikin MM M.pd I.

    dalam ceramahnya beliau menyebutkan tiga amalan yang tidak akan terputus walaupun telah berpindah ke alam barzah,

    “konco seng apik Nang kuburan iku onok telu. Yoiku shodaqoh, ilmu seng bermanfaat, lan anak seng Soleh.” (teman baik dalam kuburan nanti ada 3, yaitu: Shodaqoh, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang soleh)

    yang pertama yakni shodaqoh jariyah, beliau menjelaskan bahwa pahala yang berasal dari shodaqoh tidak akan terputus walaupun ruh manusia meninggalkan jasadnya .

    kedua, ilmu yang bermanfaat. Sebab jika ilmu terus diajarkan maka ia tidak akan pernah mati dan akan senantiasa hidup.

    dan yang terakhir anak yang sholeh, beliau menuturkan bahwa mempunyai anak yang sholeh merupakan investasi akhirat, sebab anak yang sholeh sudah pasti selalu mendoakan orang tuanya.

    Dr. KH. Zainur Rozikin menutup ceramahnya dengan mengirim surat Al Fatihah dikhususkan kepada KH Ahmad Syadzili Muhdlor.

    Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Al Habib Usman Al-Aydrus. Setelah pembacaan doa, rampung sudah acara Khotmil Qur’an Bani Syadzili. Harapannya dengan diawali Khataman Al-Qur’an, menjadikan barokah dalam menjalani rangkaian acara Haul Akbar KH Syadzili muhdlor ke 35 selanjutnya.